Berdamai dengan Petir


Sejak kecil, aku tak suka petir
Saat dia datang, aku selalu khawatir
Mungkin ada pula rasa getir
Sedih, tangis hingga satire
Cerita-cerita yang selalu hadir
Bahagia menjadi sekadar selir
Damai hanya di balik kelir
Datanglah Sang Maha hadir
Biar cintaku tak hanya seujung bulir
Kesejatiannya tak cuma sebutir
Biar sejuknya bersama angin mendesir
Jejak-jejaknya membekas di pasir
Dia, aku dan bahagia Sang Maha hadir
Kuusahakan berdamai dengan suara petir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s