Perayaan Terkadang dan Seringnya


Terkadang angin datang bukan membawa sejuk
Bisa saja gerah dan suhu panas
Terkadang malam tak selalu berbintang
Bisa saja langit kosong melompong

Terkadang sepi tak butuh kawan
Bisa saja itu perayaan kebebasan dari tekanan
Terkadang sedih tak butuh diusap air mata
Bisa saja basah pipi menjadi kelegaan

Seringnya kecewa datang silih berganti
Bisa saja dibarengi luka yang memborok
Seringnya kebahagiaan tidak datang tiap hari
Bisa saja satu musim hanya sekali

Seringnya luka tak butuh dibasuh
Bisa saja dia mengering bersama angin
Seringnya angin tak kunjung datang saat dinanti
Bisa saja dia terbuai aroma lain yang menggoda

Seringnya, terkadang menjadi alasan
Padahal itu sebuah dasar tak beralasan
Terkadang, seringnya menjadi kebiasaan
Padahal tak selalu berarti sama

3 thoughts on “Perayaan Terkadang dan Seringnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s