Happy Ya! Happy Ye!


HYHY

Flash Love

Aku mulai menikmati pekerjaan ini. Saat setiap mata memandangku. Tentu saja di dalam otak mereka terbayang hal-hal yang lebih imajinatif daripada sekedar gerakanku. Aku berjuang keras untuk tidak malu dan terlihat percaya diri. Setiap akhir minggu, aku paksakan berada di tempat ini.

Jangan mengasihani aku karena pekerjaan ini. Jangan pula menyalahkan kesulitan ekonomi yang membuatku berada di sini. Bagaimanapun ini adalah pilihanku sendiri. Meski aku membutuhkan penghasilan tambahan namun aku tahu ada banyak pilihan lain. Entah mengapa aku memilih ini. Mungkin karena alasan-alasan klasik lainnya yang sebenarnya bisa aku tolerir. Mungkin saja aku menikmati pekerjaan ini. Segala keterpaksaan ini yang jelas bisa menghasilkan uang lebih.

Lampu remang dengan cahaya warna-warni seringnya membuat mata-mata yang memandangku menjadi gemas. Tak jarang mereka berjalan mendekat dan memandangiku dari atas sampai bawah. Sementara aku terus konsentrasi menghapal gerakan-gerakan ini agar tidak ada yang salah. Ini sesuatu yang baru bagiku, tentunya. Seorang pesuruh di warung…

View original post 899 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s