Murid-Murid SD Saya Adalah Guru Saya


Sudah 4 tahun ini saya mengajar ekskul Radio Broadcast di sebuah SD di Surabaya. Pertama kali saya agak ragu ketika diminta kepala sekolah untuk mengajar mereka. Memang saya sudah terbiasa satu tahun sebelumnya untuk mengajar SMA namun bagi saya mengajar anak SD itu lebih sulit. Bukan hanya kemampuan materi saja namun kondisi mental saya juga harus disiapkan. Bagaimana saya bertutur kata dan bersikap akan selalu diingat mereka.

Saya berpikir demikian karena sampai usia saya sekarang saya mengingat beberapa perkataan guru gambar saya saat SD yang mengena di hati. Itu tidak saya sadari memengaruhi pola pikir saya (lain waktu saya bagikan). Setelah saya pertimbangkan matang akhirnya saya menerima tawaran itu sampai tak terasa sudah 4 tahun saya menikmatinya.

Satu yang paling saya rasakan saat mengajarkan bagaimana bersiaran kepada anak-anak SD adalah : harus sabar mengikuti proses mereka. Bisa cepat namun tak jarang lama sekali. Mengajarkan teknik bersiaran kepada anak-anak harus dimulai dengan menanamkan rasa cinta terlebh dahulu kepada mereka. Pendekatan yang saya lakukan adalah dengan mengajak mereka bermain terlebih dahulu karena anak-anak senang bermain daripada belajar tentunya. Pelan-pelan masuk dalam kesenangan mereka sampai mereka benar-benar mencintai itu baru masuk ke materi.

Pengalaman mengajarkan saya bahwa memberi materi kepada anak-anak SD itu lama dan harus bersusah payah di awal, harus sabar dengan proses mereka. Namun sekali mereka bisa dan sesuai standar yang saya harapkan, anak-anak SD akan cenderung stabil menerapkan apa yang saya ajarkan kepada mereka.

chrispramudiastudent

Secara teknis saya mengajarkan cara bersiaran di radio untuk anak-anak kepada mereka. Namun secara batin, saya yang belajar banyak sekali dari mereka. Murid-murid ekskul saya itu adalah guru saya. Kehidupan ini seringnya membuat kita penat dan lupa untuk tertawa. Tak jarang kita pun lupa untuk bersenang-senang bahkan dengan cara yang sederhana sekalipun.

chrispramudiastudent2

Masalah di masa kini dan masa depan yang terlampau ingin kita capai, membuat kita lupa untuk tersenyum dan mengucap syukur pada apa yang telah kita terima hari ini. “Menikmati” apa saja yang ada di hadapan kita, itu yang sampai sekarang saya perlu belajar pada murid-murid SD saya ini.

chrispramudiastudent3

Lihat betapa nikmatnya mereka bersenang-senang. Ada satu murid yang suka membuat robot, baik dari kertas maupun mainan rangkai. Betapa kreatifnya dia membuat bentuk apa saja. Saya mengaguminya.

Bagi saya kenikmatan dan rasa bahagia yang kita rasakan saat kita sedang belajar itu nomor satu karena dapat memicu kreatifitas. Karena kreatifitas dapat membuat kita terus hidup🙂

chrispramudiastudent4

2 thoughts on “Murid-Murid SD Saya Adalah Guru Saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s