Apona Mengajarkan Saya Arti Pelukan Dalam Sebuah Nyanyian Cinta


Saya selalu percaya bahwa pelukan itu berkhasiat di dalam kehidupan.

Pelukan selalu kupercaya meredam tangis. Pelukan selalu kupercaya mengobati luka. Pelukan selalu kupercaya menenangkan gelisah. Pelukan selalu kupercaya menghangatkan jiwa.

Banyak penelitian mengungkapkan pelukan sangat berguna di dalam kehidupan manusia:

Khasiat Pelukan  ; Efek Pelukan yang Tak Terduga  ; The Power of A Hug ; 10 Reasons to Give More Hugs 

Pelukan selalu kupercaya menyatukan dua hati. Pelukan selalu kupercaya mengutarakan seribu kata-kata. Pelukan selalu kupercaya mengisi kesepian. Pelukan selalu kupercaya memberi rasa aman. Pelukan selalu kupercaya membuat aku kuat.

Khasiat pelukan membuat saya menulis sebuah cerita pendek tahun lalu. Berawal dari ajakan Abbas Aditya yang ingin membuat buku kumpulan cerita pendek yang terinspirasi dari sebuah lagu cinta. Saya mengiyakan ajakan itu karena sebelumnya pernah menulis novel juga bersamanya (masih dalam tahap pengajuan ke penerbit).

Saya menulis kisah seorang remaja SMP bernama Apona. Dia tinggal bersama ibunya berdua saja karena Apona tidak pernah tahu siapa ayahnya. Meski tinggal seatap dan sedarah, Apona yang biasa dipanggil Na itu tidak pernah sejalan dalam pemikiran dengan ibunya. Buah jatuh jauh dari pohonnya. Mereka tinggal di sebuah pemukiman terkenal di kota mereka. Menyandang predikat anak perempuan dari seorang ibu, nenek dan buyutnya yang mempunyai pekerjaan sama tidak membuat Na bangga sama sekali. Dia sering merasa kesepian. Na selalu merindukan pelukan. Pelukan yang membuat hangat, pelukan yang membuatnya aman, pelukan yang selalu menjaga dan membuatnya tenang. Sampai suatu hari sebuah kejadian mengubah hidupnya. Na bisa memilih melanjutkan pekerjaan ibu, nenek dan buyutnya yang sudah turun temurun atau memilih pergi dan memutuskan belenggu turun temurun itu. Na mau bertindak dan tidak hanya menjadi perempuan lemah. Keputusan ada di tangannya.

Saya menulis cerita pendek ini dengan hati yang bergetar. Tokoh Na seakan nyata, dia hadir di hadapan saya. Inspirasi ini juga datang karena saya sering melewati sebuah jalan terkenal di kota saya. Sering merasa sebal orang-orang yang lewat jalan itu. Khususnya saat malam hari, mereka memilih melambatkan kendaraan sambil menengok-nengok ke dalam bangunan-bangunan berderet itu. Saya pikir mereka yang ada di dalam bangunan itu bukan tontonan, tidak perlu dilihat-lihat. Mereka sedang bekerja meski pekerjaan mereka sering menjadi cacian. Inspirasi itu datang dan membuat saya menulis “Pelukan Selalu Kupercaya”. Saya ingin menyampaikan sesuatu lewat cerita pendek ini.

Cerita pendek saya itu terkumpul bersama cerita lain karya 11 penulis. Kemudian Abbas Aditya memasukkan naskah itu ke sebuah penerbit. Setelah melalui proses, sejak Oktober 2012, buku itu akhirnya dipercaya oleh penerbit Wahyu Media untuk diterbitkan dengan judul “Nyanyian Cinta.” Ada 13 cerita pendek di dalamnya yang akan mengaduk emosimu. Ketika kita menyenandungkan nada-nada cinta, ternyata ada kisah di balik cerita. Selamat menikmati “Nyanyian Cinta” dalam tawa seru maupun haru biru.

Nyanyian Cinta

One thought on “Apona Mengajarkan Saya Arti Pelukan Dalam Sebuah Nyanyian Cinta

  1. Pingback: Lagu Cinta menjadi sebuah Nyanyian Cinta untuk sahabat | knuckles's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s