Manusia yang Lahir Seribu Tahun Sekali


Aku jadi rindu melihat sahabatku dengan gelang di salah satu pergelangan kakinya. Dia yang selalu mengaku sebagai manusia yang lahir seribu tahun sekali.

Dia sahabatku yg selalu menyebutku “Kon, lak koncoku wes suwe” (kamu kan, sudah berteman lama denganku) yg kubenci otak logisnya dan dia benci otak kinestetikku. Tapi bersama kami punya 1 passion.

Dia cyan. Aku navy. Kami berbeda, tapi satu jenis warna. Satu pemikiran. Beda cara. Mengolok, mengalah, memberi, merasakan sesuatu. Ya. Kami sahabat.

Sahabatku, mari aku mau bantu mewujudkan smua mimpimu. Sebelum aku berangkat mewujudkan mimpiku. Semua untuk mimpi bersama kita. Tak sabar kau pulang🙂.

Sahabatku, sblm kau pulang, pastikan tanggal & jamnya. Aku mau bersihkan kantor kita dulu, nih. Terlalu berantakan akan buat kau mengomel:p *CariVacumCleaner :p

2 thoughts on “Manusia yang Lahir Seribu Tahun Sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s