Percaya AKU?


trust-my-father-4

 

Nonton PURSUIT OF HAPPYNESS ada satu adegan yang mengingatkanku. Ayah dari seorang anak berusia 5 tahun itu bertanya pada anaknya, “Kamu percaya ayah?” Anak itu menjawab, “Ya, Ayah, aku percaya” Ayah itu bertanya lagi dan anak itu tanpa berpikir lagi, mengatakan, “Ya, Ayah. Aku percaya Ayah…” Anak itu tidur di satu kamar yang gelap sedang ayahnya harus memperbaiki mesin di depan kamar. Ayahnya berusaha meyakinkan putera kecilnya bahwa dia akan tetap di situ menjaga dia, dan siap datang jika anaknya memanggil.

Aku teringat akan keberadaan TUHAN yang dekat seperti seorang Ayah, Bapak, Papa dan sedekat itulah Tuhan inginkan hubungan itu. Aku tahu, TUHAN sering bertanya padaku, “Kamu Percaya Ayah?” tapi apakah aku seperti anak kecil itu yang cepat menjawab, “Iya, Ayah…Aku percaya.” Oh, dengan malu aku menundukkan kepala dan menyesali, Tidak, aku tidak seperti anak kecil itu. Saat Tuhan bertanya, “Apa kamu percaya aku?” Aku akan banyak melakukan spekulasi. Aku banyak MELIHAT YANG DI DEPANKU, BUKAN PERCAYA PADA ‘AYAH’ (=TUHAN)KU.

Penting buat kita, PERCAYA SEPENUHNYA KEPADA TUHAN seperti anak kecil yang percaya penuh pada ayahnya, tidak akan meninggalkannya.

2 thoughts on “Percaya AKU?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s